Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata
Pelajaran : Kimia
Satuan
Pendidikan : SMA
Kelas/
Semester : X/I
Pokok
Bahasan : Sistem Periodik Unsur
Sub
Pokok Bahasan :Energi Ionisasi,
Afinitas Elektron, Keelektronegatifan
Alokasi
Waktu : 1x20 Menit
Standar Kompetensi
Memahami struktur Atom, sifat-sifat
periodik unsur, dan ikatan kimia
Kompetensi Dasar
Memahami struktur atom berdasarkan
teori bohr, sifat-sifat unsure, massa atom relative dan sifat-sifat periodik
serta menyadari keteraturannya melalui pemahaman konfigurasi electron.
Indikator
1. Menjelaskan
Energi Ionisasi, Afinitas electron dan keelektronegatifan dalam sistem periodik
unsur.
2. Menjelaskan
besarnya harga dari Energi ionisasi, afinitas electron dan keelektronegatifan
dalam satu golongan dan satu periode.
Tujuan Pembelajaran
Setelah
pembelajaran, peserta didik dapat:
1. Menjelaskan
secara singkat tentang Energi ionisasi, Afinitas electron, dan
keelektronegatifan dalam suatu system periodic unsur.
2. Menjelaskan
besarnya harga dari Energi ionisasi, afinitas electron dan keelektronegatifan
dalam satu golongan dan satu periode dalam suatu system periodic unsur.
Model
Model : Kooperatif Learning.
Kegiatan
Belajar Mengajar
|
Tahap Kegiatan
|
Kegiatan
|
|
Kegiatan Awal (5 menit)
|
·
Guru menunjuk siswa untuk memimpin doa
·
Guru mengingatkan kembali materi
sebelumnya.
·
Guru memberikan Apersepsi. Guru
menayakan kepada siswa apakah masih ada yang mengenai sejarah perkembangan
sistem periodik unsur.
·
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
|
|
Kegiatan Inti ( 15 menit)
|
Kegiatan
Inti
a. Eksplorasi
1. Guru menggali kemampuan siswa
dengan bertanya apakah kalian mengetahui apa itu Energi ionisasi, afinitas
electron dan keelektronegatifan dari periodik unsur.
2. Guru menjelaskan materi tentang
Energi ionisasi, afinitas electron dan keelektronegatifan dari periodik
unsur.
b. Elaborasi
1. Guru membagi siswa dalam beberapa
kelompok
2. Siswa duduk sesuai kelompok.
3. Guru memberikan pertanyaan yang
akan didiskusikan.
4. Guru membimbing siswa dalam
mengerjakan soal.
5. Siswa mendiskusikankan soal tersebut.
c. Konfirmasi
1. Siswa
mempresentasikan hasil kerja kelompoknya
2. Guru memberikan tanggapan terhadap
hasil kerja siswa.
3. Guru memberikan penguatan baik
verbal maupun non verbal terhadap hasil kerja siswa..
|
|
Kegiatan Penutup
|
1. Siswa memberikan kesimpulan terhadap materi yang telah
diajarkan dan siswa mencatat
2. Guru memberikan pekerjaan rumah untuk siswa.
3. Guru menutup pelajaran
|
Sumber Belajar
A. Sumber :
wismono, jaka . 2007 . Kimia dan
kecakapan hidup . jakarta: Ganeca
Alat
: spidol, papan tulis dan media
pembelajaran
Bahan
Ajar
Sistem Periodik Unsur mengelompokkan
unsur-unsurnya berdasarkan nomor atom dan sifat-sifatnya. Secara umum
sifat-sifat unsur berubah secara teratur sesuai dengan perubahan nomor atomnya.
Sifat-sifat unsur yang berubah secara teratur ini disebut sifat periodik
unsur-unsur. Sifat-sifat unsur dalam sistem periodik meliputi jari-jari atom,
energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan. Penjelasan lebih
lanjut tentang sifat-sifat atom tersebut sebagai berikut :
1.
Energi ionisasi
Energi
ionisasi adalah energi minimum yang dibutuhkan untuk melepaskan 1 elektron
terluar dari atom. Secara umum dalam satu golongan semakin ke bawah, harga
energi ionisasi semakin kecil. Sebaliknya dalam satu periode, semakin ke
kanan harga energi ionisasinya semakin besar.
Dalam
satu golongan, semakin ke bawah dengan bertambahnya kulit atom, jari-jari atom
semakin meningkat. Dengan demikian, elektron terluarnya akan semakin lemah
tertarik ke inti atom. Hal ini
menjadikan elektron semakin kurang kuat terikat dan semakin mudah dilepaskan.
Dalam satu periode
unsur-unsur memiliki jumlah kulit atom yang sama. Semakin ke kanan letak suatu
unsur dalam sistem periodik, semakin bertambah jumlah elektron pada kulit
terluarnya. Keadaan ini diikuti dengan bertambahnya jumlah proton pada inti
atom, sehingga gaya tarik-menarik antara proton dan elektron semakin besar.
Akibatnya elektron terluarnya menjadi semakin kuat tertarik oleh inti atom. Hal
ini menjadikan elektronnya semakin sulit dilepaskan.
GOLONGAN
Li = 2 1
(jumlah kulit 2)11Na = 2 8 1 (jumlah kulit 3)
19K = 2 8 8 1 (jumlah kulit 4)
Li
memiliki energi ionisasi yang besar karena memiliki jumlah kulit sebanyak 2
yang lebih sedikit dibandingkan Na dan K. Dengan demikian, elektron terluarnya
akan semakin kuat tertarik ke inti atom. Hal ini menjadikan elektron semakin
kuat terikat dan sulit dilepaskan sehingga Li memiliki energi ionisasi yang
besar dibandingkan Na dan K.
PERIODE
3 Li
= 2 14Be = 2 2
5B = 2 3
Berdasarkan
konfigurasi diatas B memiliki jumlah elektron terluar sebanyak 3. Dengan
demikian, gaya tarik-menarik antara elektron dan inti atom semakin kuat yang
menyebabkan elektron terluarnya menjadi semakin kuat tertarik oleh inti atom
dan elektronnya semakin sulit dilepaskan sehingga B memiliki energi ionisasi
yang besar dibandingkan Be dan Li. Sedangkan Li memiliki jumlah elektron
terluar sebanyak 1 sehingga gaya tarik menarik antara elektron dan inti atom
kecil yang menyebabkan Li memiliki energi ionisasi yang lebih kecil
dibandingkan Be dan B.
2.
Afinitas electron
Afinitas electron adalah besarnya energy yang dilepaskan
apabila atom suatu unsure dalam wujud gas menangkap sebuah electron
Dalam satu golongan dari atas ke bawah, semakin berkurang
Dalam satu periode dari kiri ke kanan, semakin bertambah
3.
Keeelektronegatifan
Keelektronegatifan adalah kemampuan atau kecenderungan suatu
atom untuk menangkap atau menarik electron dari atom lain
Dalam satu golongan dari atas ke bawah, semakin berkurang
Dalam satu periode dari kiri ke kanan, semakin bertambah
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
“Energi Ionisasi, Afinitas Elektron,
Keelektronegatifan”
Dosen
Pengampu : Hairida,M.pd
NAMA
: IGNATIUS BAMBANG
NIM :
F02110036
MATA KULIAH : PPL 1
FAKULTAS
ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
JURUSAN
PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KIMIA
UNIVERSITAS
TANJUNGPURA
PONTIANAK
2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar